BOGOR : Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, mengatakan, Gereja Paroki Santo Andreas ( PSA), Sukaraja, Bogor, adalah Paroki yang menghasilkan banyak pastor. Hal itu diungkapkan oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, dalam homilinya, pada misa pemberkataan gedung Gereja Paroki Santo Andreas, Rabu (14/8).
Paroki Santo Andreas ini, luar biasa, walaupun dulu gerejanya sangat kecil,dengan atap yang rendah, dan rusak. Tapi dari gereja ini muncul orang- orang luar biasa yang memilih jalan hidup sebagai imam.

“Yang menggembirakan, Paroki Santo Andreas ini adalah Paroki penghasil banyak pastor. Ada 11 orang Pastor, dan 1 orang suster yang telah dihasilkan dari gereja ini,” tutur Uskup Bogor, Mgr Bruno Syukur.
Ke- 11 imam, yang berasal dari Gereja Paroki Santo Andreas, Sukaraja, Bogor itu adalah, RD Christoforus Lamen Sani, RD Adrianus Manggo, RD Jimmi Rampengan, RD Yohanes Thedens Tana, Romo Barnabas Krispinus Ginting O’carm, RD Wiwit, RD Hari, RD Bonifasius Heribertus Beke, Romo Vinsen SJ, dan RD Bartholomeus Richard Patty, serta satu orang biarawati, yaitu Suster Ani, O’carm.
“Walaupun gereja kita yang lama sangat sederhana, tapi iman terus bertumbuh, bahkan gereja ini memberikan orang-orang yang hebat untuk keuskupan Bogor, dan juga untuk keuskupan lainnya, untuk perkembangan gereja,” tutur Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur. (*Theresia Sufa)
