KEUSKUPANBOGOR.ORG – Keuskupan Bogor menyelenggarakan Penjubahan Frater Tahun Orientasi Rohani (TOR) San Giovanni Battista pada Senin, 2 Februari 2026, bertepatan dengan Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD Yohanes Suparta ini dilaksanakan di Kapel Santo Yusuf, Sindanglaya, Cipanas, sebagai bagian dari proses pembinaan awal para calon Imam Keuskupan Bogor.


Penjubahan merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan panggilan imamat. Dalam perayaan ini, para Frater TOR secara resmi menerima pakaian rohani atau jubah sebagai tanda kesediaan mereka untuk memasuki masa pembinaan yang lebih mendalam, baik secara manusiawi, rohani, intelektual, maupun pastoral. Jubah yang dikenakan bukan sekadar simbol lahiriah, melainkan peneguhan identitas sebagai calon pelayan Gereja yang dipanggil untuk hidup dalam kesederhanaan, ketaatan, dan kesetiaan.

Adapun mereka yang menerima jubah adalah :
– Gregorius Davin Hidayat
– Dionisius Adventure Bagaskara Moan Blagin
– Patrik Pancapani
– Carolus Boromeus Adi Nugroho
– Venantius Fortunatus Irawan
– Joseph Michael Bagaskara Simamora
– Constantino Samuel Adityo Beo Say
– Rian Mario Frederico Fios
Dalam homili yang disampaikan oleh RD Yohanes Suparta, Ia mengajak untuk bersyukur atas delapan putra yang menerima pakaian rohani pada hari ini.
“Ini adalah wujud kehadiran dan penyelenggaraan Ilahi. Pakaian rohani ini tidak menutupi ketidaksempurnaan, namun Tuhan lah yang senantiasa menyertai. Semoga pakaian rohani ini meneguhkan diri mereka untuk tekun dan setia dalam perjalanannya, “ tuturnya.
Melalui perayaan penjubahan ini, Gereja Keuskupan Bogor mengungkapkan syukur atas tumbuhnya benih-benih panggilan imamat, sekaligus mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan para frater agar setia menapaki jalan panggilan mereka. Diharapkan, dari proses pembinaan ini, kelak lahir para Imam yang berakar kuat dalam spiritualitas, matang secara pribadi, dan siap melayani umat Allah dengan hati gembala.






