Mgr Paskalis Beri Dua Pesan Utama Jelang Pesta Demokrasi

Bogor – keuskupanbogor.org : Suasana menuju Pesta Demokrasi Negara Republik Indonesia mulai terasa hangat setelah semalam debat calon presiden dan wakil presiden dilangsungkan di hadapan jutaan pasang mata rakyat Indonesia (dan bahkan dunia). Sebagai orang Katolik kita pun diajak untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan pemilu. Secara khusus, Mgr Paskalis (Uskup Bogor) melayangkan sebuah surat yang didedikasikan secara khusus bagi umat Katolik Keuskupan Bogor.

Melalui Sekretaris Keuskupan Bogor, RD Monang, siang tadi (Jumat, 18/01/2019) sebuah surat dari Mgr Paskalis diedarkan di grup para imam. Surat bernomer SKB/4/I/2019 tersebut memuat dua pesan utama Mgr Paskalis yaitu :

  1. Umat dihimbau untuk tidak bepergian ke kota lain pada saat Pemilu 17 April 2019 agar bisa ikut mencoblos.
  2. Gunakan hak pilih Anda dan pilihlah pemimpin yang terbaik bagi bangsa kita.

Surat yang dibuat tertanggal 17 Januari 2019 itu ditandatangi oleh Mgr Paskalis. Beliau berharap agar surat ini menjadi pengumuman juga di paroki sejak tanggal 20 Januari 2019. Mari kita doakan dan sukseskan Pemilu 2019 agar berjalan damai dan lancar. Indonesia Damai. (RD David)

4 thoughts on “Mgr Paskalis Beri Dua Pesan Utama Jelang Pesta Demokrasi

  1. Lucia says:

    Yuk gunakan hak pilih kita, NO GOLPUT … Semoga Pemilu berjalan dengan damai dan lancar dan Tuhan memberkati Indonesia dengan memberikan kita pemimpin yang terbaik. Amin.
    \(^_^)/ … \(^_^)/ … \(^_^)/ …

  2. Anastasia says:

    Setiap manusia didunia mempunyai Hak dan Kewajiban, wujud na banyak .. salah satunya Hak utk hidup bahagia, tenang dan tentram .. bagaimana caranya … salah satunya dgn tidak salah memilih seorang pemimpin. Pemimpin yang bisa membawa kita kpd keadaan tsbt diatas. Krn itu jangan lewatkan moment pemilu kali ini .. yukkk kita tahu siapa pemimpin yg dimaksud … jd jangan lewatkan yaaa …
    Good job … Mgr Paskalis yg sdh menghimbau umat utk tidak melewatkan moment ini, so … datang, hadir …. dan nyobloss yaaa 🙏👍👏

  3. Leo Rijadi says:

    Hilangkan pemikiran pesimistis, bahwa suara kita terlalu kecil utk dpt berarti. Ganti dengan pemikiran optimis, bahwa satu suara pun dapat membawa konsekuensi besar bila digunakan dengan baik. Kita berjuang melawan kekuatan2 gelap yg sudah berwajah (seakan-akan) demokratis. Cegah ‘kudeta konstitusional’ dengan suara Anda.

  4. Pingback: Seminar Kebangsaan, Memilih Pemimpin dengan Hati dan Pikiran - Keuskupan Suffragan Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.