Ikut Yesus Butuh Usaha Ekstra

Renungan Harian 
Senin, 1 Juli 2019
Hari Biasa, Pekan Biasa XIII
Hari Raya Darah Yesus yang Mahakudus
Bacaan : Kej 18:16-33, Mat 8:18-22

Pernahkah bos anda tiba-tiba masuk ke ruang kerja, lalu berkata :”Ikuti saya!”. Karena perintahnya mendadak, mungkin dengan segera saja anda ikuti bos. Sambil mengikutinya, tentu dalam hati kita bertanya mau pergi ke mana dan ngapain pak bos ini.

Bacaan Injil pada hari ini kembali memusatkan perhatian pada perihal mengikuti Yesus. Jika mau mengikuti Yesus, dengan menjadi Katolik, memang ada banyak motivasi. Kadang motivasinya masih ada embel-embel perhitungan. Misalnya, jika sembuh dari sakit, atau usaha bisnisnya berhasil bangkit dari kebangkrutan, maka akan bersedia menjadi pengikut Yesus. Masih banyak alasan lain lagi yang dijadikan dasar untuk mengikuti Yesus.

Menjadi pengikut Yesus harus tegas, konsisten dan serius. Apalagi jika Yesus sendiri yang menyerukan untuk mengikutNya. Kalau tiba-tiba saja sekarang Tuhan Yesus hadir di hadapan anda, dan berseru “Ikutilah Aku!”. Spontan pikiran dan hati anda akan bergumul “Mau kemana Tuhan bawa saya?”. Pertanyaan tersebut harus menjadi refleksi iman kita. Ketika kita sudah memutuskan untuk ikut Yesus, apa sebenarnya motivasi dan tujuannya? Jika kita mengatakan “ya, aku mengikutiMu, Yesus” apa dengan sungguh-sungguh konsisten mengikuti Yesus, atau sebaliknya hati kita masih terikat berat untuk mengikuti duniawi?

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Darah Yesus yang Mahakudus. Kita diajak untuk merenungkan peristiwa sengsara Yesus, yang menumpahkan DarahNya, demi keselamatan umat manusia. Marilah kita mohon, semoga DarahNya yang Mahakudus menjadi sumber air yang memancarkan kehidupan yang kekal. Supaya kita pantas dan layak mendapat anugerah itu, sebagai pengikut Yesus, harap selalu ingat bahwa mengikuti Yesus tidak ada tawar menawar. Ikut Yesus itu suatu keputusan hati. Walau ada godaan atau ancaman, ku’tak ingkar dan akan tetap setia.

Ya Yesus, tambahkanlah imanku. Amin.
(Antoni P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.