Pameran Obor di Paroki Santo Thomas Gairahkan Semangat Rohani Umat

Kelapadua – keuskupanbogor.org : Pameran buku dan benda-benda rohani oleh Penerbit dan Toko Rohani OBOR di Paroki Santo Thomas, Mako Brimob Kelapadua menjadi daya tarik yang begitu kuat (sabtu-minggu, 26-27 Oktober 2019). Usai Misa himpunan umat menyemut ke tenda yang didirikan OBOR ini.

Romo Tanto melayani umat yang berbelanja di stan pameran rohani OBOR. (Foto : RD David)

Romo F.X Sutanto (Pimpinan OBOR) turut hadir selama pameran berlangsung. Imam Keuskupan Bogor yang terpilih menjadi pimpinan OBOR sejak 2015 ini pun turut membantu pelayanan rohani (Misa) di Gereja St. Thomas.

Pameran buku dan benda rohani ini menjadi oase di tengah umat yang haus dengan kebutuhan benda-benda rohani. Anak-anak hingga dewasa memadati tenda pameran. Usai membeli benda-benda, sejumlah umat menghampiri imam untuk memohon berkat.

Umat memadati stan pameran untuk berbelanja kebutuhan rohani. (Foto : RD David)

Diskon yang ditawarkan oleh penyelenggara pun dimanfaatkan umat untuk memborong benda-benda rohani yang dibutuhkan. Staf karyawan OBOR tampak kewalahan melayani antusiasme umat dalam berbelanja benda-benda rohani.

Buku rohani, kaplet doa, rosario dan salib menjadi barang-barang rohani yang laris dibeli umat. Beberapa anak-anak tampak bersemangat memilih berbagai macam rosario yang dipajang. Belum puas dengan rosario, mereka pun tertarik melihat aneka patung yang dipajang.

Kehadiran pameran buku dan benda rohani yang diselenggarakan OBOR dengan mendatangi paroki-paroki menjadi salah satu upaya untuk promosi. Penerbit dan Toko Rohani OBOR merupakan lembaga milik KWI yang hadir di tengah umat untuk memberikan gizi spiritual di tengah zaman yang dinamis.

Anak-anak, dewasa, hingga anggota TNI berbelanja kebutuhan rohani di stan pameran. Suguhan diskon pun dimanfaatkan umat. (Foto : RD David)

Dukungan gereja untuk memberi kesempatan kepada OBOR melakukan safari pameran di paroki menjadi sebuah tanda perhatian gereja agar OBOR semakin dekat dan dicintai umat. Lembaga yang baru saja merayakan usianya ke-70, 40 tahun dibawah naungan KWI serta 25 tahun produk buku Ziarah Batin ini berupaya berinovasi untuk menjawab kebutuhan rohani umat Katolik di Indonesia.

(RD David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.