Siap Susah Tanpa Goyah

Renungan Harian
Rabu, 30 September 2020
PW St Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja
Bacaan : Ayub 9 : 1-12. 14-16
Injil : Lukas 9 : 57-62

Tuhan, aku akan mengikuti Engkau, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku

Lukas 9: 61

Ragu-ragu…mundur. Demikianlah sebuah kalimat pengingat sekaligus penyemangat ketika memasuki sebuah kawasan pendidikan militer. Siap dibentuk dengan berbagai resiko. Tidak ada kompromi.

Injil Lukas hari ini menggambarkan niat dan semangat seseorang yang mau mengikuti Yesus. Yesus tidak menjanjikan keuntungan. Sebaliknya Ia memberikan gambaran sebuah resiko, peran, dan tugas.

Motivasi kita percaya dan tetap setia mengikuti Yesus dengan taat dan kuat akan terus diuji. Akan muncul banyak kepentingan, keinginan, kepunyaan, hasrat dan bahkan godaan yang mengalihkan kesetiaan dan keyakinan pada Tuhan. Tak jarang semangat dan taat pada Tuhan pun goyah.

Saya siap melayani Tuhan, tetapi nanti ya jika saya sudah pensiun. Lalu ketika pensiun sakit dan akhirnya tak bisa melayani.

Saya siap berdoa, tetapi nanti ya, tugas belum tuntas. Sudah tenggat waktu!

Demikian kurang lebih alasan dan pembenaran hati ketika kita diajak ambil peran atau mau dekat Tuhan. Semua alasan dibuat seolah “benar” padahal “dalih” saja.

Tuhan tidak pernah menolak kita dalam proses pencarian rahmat dan berkat. Sepanjang kita memiliki mental yang kuat, tekad yang bulat, dan komitmen yang taat. Berat memang tetapi selalu ada berkat dan rahmat.

Tuhan tidak janjikan kemudahan mengikuti-Nya, tetapi Tuhan janjikan penyertaan. Kepentingan, kepunyaan, keinginan dan hasrat yang dilepaskan dan diikhlaskan demi Tuhan menandakan keyakinan kuat bahwa hidup kita ada dalam jaminan kuasa Tuhan.

Tuhan ajarlah kami melalui ujian-ujian ketaatan dan semangat kami mengikuti Engkau. Ketika hidup terasa susah biarlah semangat kami tidak lantas payah dan menyerah. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.