Ambil Peran

Renungan Harian
Selasa, 5 Januari 2020
Selasa Sesudah Penampakkan Tuhan
Bacaan : Yohanes 4 :7-10
Injil : Markus 6: 34-44

Kamu yang harus memberi mereka makan !

Markus 6 : 37

Kisah lima roti dua ikan menjadi sebuah kisah yang sangat familiar. Mukjizat penggandaan roti; memberi makan bagi lima ribu orang laki-laki belum termasuk perempuan dan anak-anak.

Kamu harus memberi mereka makan adalah sebuah perintah Yesus kepada para murid-Nya tatkala para murid menghendaki Yesus untuk menyuruh pergi orang-orang yang datang berhimpun kepada-Nya.

Kerap kita ingin menghindarkan tugas dan tanggung jawab saat ada sebuah situasi yang menurut kita hanya akan mempersulit diri sendiri. Kita memohon Tuhan melepaskan dan mempermudah jalan kita selanjutnya. Jawaban dan kehendak Tuhan ternyata tidak sesuai harapan dan keinginan.

Ada kalanya Tuhan menuntun dan menuntut peran lebih bukan karena kita mampu melakukannya. “Berapa banyak roti yang ada padamu? Coba periksa!” menjadi sebuah ajakan Tuhan untuk melihat potensi diri dan menjadikannya sebagai bekal untuk mengambil peran dan bertindak. Bukan gusar dan menghindar.

Tuhan menjadikan sesuatu yang di mata manusia tampaknya bukan apa-apa, tidak cukup, kurang atau bahkan bukan kemampuan yang fantastis menjadi sesuatu yang luar biasa. Kita hanyalah sarana, Tuhan sendirilah yang membuatnya sempurna.

Refleksi :
Apa yang membuat kita seringkali menghindar dari undangan Tuhan untuk melakukan karya dan peran yang lebih?

Doa :
Ya Bapa yang Mahamurah, kami sering gusar dan menghindar tatkala ada situasi yang menurut kami itu bukan tugas dan tanggung jawab kami. Bantulah kami untuk semakin memahami setiap undangan-Mu untuk menjadi sarana berkat bagi siapapun yang membutuhkan bukan karena pertama-tama kami mampu dan kelimpahan tetapi karena Engkau sendirilah penyempurna-Nya. Amin

Berkat:
Semoga berkat Allah yang Mahakuasa membawa kita semakin mau berbagi dan terlibat melalui peran, tugas, karya dan tanggung jawab kita hari ini : Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.