Siap Mental

Renungan Harian
Jumat, 8 Januari 2020
Pekan Setelah Penampakan Tuhan
Bacaan : 1 Yohanes 5 : 5-13
Injil : Lukas 5 : 12-16

Ketika melihat Yesus, tersungkurlah si kusta dan memohon “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku”.

Lukas 5: 12

Seorang kusta datang tersungkur kehadapan Yesus. Ia memanggil Yesus dengan panggilan “Tuan” bukan “Tuhan”. Sungguhkah ia kenal Yesus? Namun demikian Yesus menerima dan mendengarkan dia tanpa merasa jijik, menolak ataupun tersinggung.

Permintaan seorang kusta adalah sebuah permohonan sederhana, tidak bertele-tele dan tidak memaksa :”Jika Tuan mau”. Dalam permohonan ini maka orang kusta ini pun sudah siap mental jika seandainya permohonannya tidak dikabulkan.

Dalam hal berdoa (berdialog dengan Tuhan) apakah doa kita merupakan sebuah kepasrahan atau pemaksaan kehendak kepada Tuhan ? Jika Tuhan belum mau mengabulkan permohonan bagaimana sikap kita?

Saat orang percaya Tuhan, ia mau menyerahkan semua proses hidupnya untuk diatur Tuhan; bukan mengatur dan memaksa Tuhan. Mari belajar dalam proses untuk semakin mengenal kehendak dan kemauan Tuhan.

Refleksi
Apakah doa-doaku sudah merupakan sebuah kepasrahan dan kepercayaan kepada Tuhan ?

Doa
Allah Bapa yang Mahabaik, kami mau berdoa bagi setiap orang sakit yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan. Kami percaya Engkau akan mengulurkan tangan-Mu dan menjamah mereka. Bantulah kami juga untuk semakin diolah dalam kehendak-Mu. Amin

Berkat
Semoga berkat Allah yang Mahakuasa memampukan kita semakin pasrah dan berserah dalam kehendak-Nya serta memampukan jika sepanjang hari ini menjalankan setiap karya, niat baik, rencana, perjuangan dan pekerjaan kita : Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.