Pembaruan

Renungan Harian
Senin, 18 Januari 2021
Pekan Biasa II / Pekan Doa Sedunia Hari-1
Bacaan : Ibrani 5 : 1-10
Injil : Markus 2 : 18-22

Anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru

Markus 2 : 22

Masa pandemi mengantar manusia pada tatanan hidup yang baru. Penerapan protokol kesehatan dan perjumpaan virtual untuk segala bentuk kegiatan (pekerjaan, pendidikan, hingga kerohanian) mau tidak mau kini menjadi sebuah kebiasaan baru.

Meski demikian, masih banyak orang yang tidak siap dan bahkan tidak mau menerima perubahan ini. Banyak orang yang bersikeras untuk tetap berpegang pada pedoman hidup yang lama dengan berbagai macam alasan. Hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Segala sesuatu ada masanya. Salah satu godaan besar dalam hidup kita adalah menolak diri terhadap perubahan. Sejatinya setiap praktik iman kita adalah proses untuk terus membaharui diri dalam Tuhan.

Dalam Injil Markus hari ini, Yesus mengkritik orang-orang yang melakukan praktik puasa namun orang-orang ini tidak mengalami kebaruan hidup.

Tekun berdoa tapi tidak pasrah dan berserah pada kehendak Tuhan (ngeyelan); tekun melayani tetapi sulit rendah hati; tekun berpuasa tetapi kebal rasa, dsb.

Refleksi
Apakah praktik imanku membawaku pada perubahan hidup? Apakah perubahan itu menambahkan kualitas hidupku?

Doa
Tuhan ajarilah kami agar kami agar hidup iman kami setiap saatnya membawa kami menuju perubahan dan pertambahan kualitas hidup yang baik, benar dan indah. Amin

Berkat
Semoga berkat Allah yang Mahakuasa memampukan kita beradaptasi dalam perubahan dan semakin bertambah dalam kualitas hidup : Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.