Sosialisasi dan Pembahasan Penerapan Prokes Gereja Katolik (QR Pedulilindungi)

Dalam upaya semakin men-sinkronkan penerimaan vaksin yang sudah bisa diakses via digital, kementrian kesehatan RI juga telah membuka program QR pedulilindungi sebagai rekam jejak kesehatan bagi mereka yang sudah atau belum menerima vaksin, mengetahui kondisi kesehatan warga hingga saat tracking terakhir, dan hingga sudah atau belum test antigen dalam beberapa hari terakhir. Aplikasi ini juga yang ingin diupayakan oleh kementrian kesehatan RI untuk Gereja Katolik. Beberapa hari yang lalu, Rabu, 1 September 2021 pukul 16.00 WIB diadakan sosialisasi dan pembahasan penerapan prokes untuk Gereja Katolik di Indonesia ini.

Sosialisasi ini mengundang pihak dari Konferensi Waligereja Indonesia, Keuskupan Agung seluruh Indonesia, Bimas Katolik, dan tentunya anggota dari kementrian Kesehatan RI. Sosialisasi ini dilakukan melalui zoom dan di moderatori oleh Tim DTO-Kementrian Kesehatan RI. Yang disampaikan ialah perihal sosialisasi penerapan QR pedulilindungi ini dan teknis penggunaan QR pedulilindungi itu sendiri. Tujuannya ialah beribadah secara aman dan nyaman, serta bukan untuk membatasi seseorang untuk beribadah. Pertemuan ini diikuti dengan antusias sehingga banyak hal yang menjadi pertanyaan terkait penggunaan aplikasi ini.

Dirjen urusan Agama yakni Bapak Albertus Triatmojo mengatakan yakni Gereja merupakan ruang publik sehingga diperlukan juga aplikasi ini untuk tetap menjaga kesehatan semua dalam masa pandemi ini.

Selain itu, disampaikan juga mengenai teknis bagaimana mendapatkan akses untuk menggunakan aplikasi ini serta cara peng-aplikasiannya. Untuk selanjutnya, dari Tim DTO-Kementrian Kesehatan RI bekerja sama dengan tiap keuskupan untuk segera mempercepat proses menggunakan aplikasi ini untuk penerapan di setiap  Gereja Katolik yang ada. Mari tetap menjaga kesehatan bersama dengan saling bekerjasama dan melindungi satu sama lain.

(KOMSOS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.