Sosialisasi TPE 2020 – Keuskupan Sufragan Bogor

Gereja tentu selalu mengupayakan agar ada partisipasi yang sadar dan aktif serta berbuah dari para kaum tertahbis, rohaniwan, dan umat beriman. Hal ini juga menjadi acuan bagaimana Gereja partikular terus-menerus bersemangat dalam membangun tumbuh kembang iman umat dalam merayakan Ekaristi terutama ber-liturgi yang baik dan benar. Pembaruan dari Tata Perayaan Ekaristi yang digunakan di Indonesia dari 2005 mengacu pada Ordo Missae 2008. Lalu, Tata Perayaan Ekaristi ini direvisi kembali pada 2020 yang lalu untuk pemahaman yang lebih baik dan dipakai serentak pada tahun ini.

            Terkait hal ini, Keuskupan Sufragan Bogor menyambut baik dengan mempersiapkan diri bersama Komisi Liturgi yang menyiapkan animasi. Animasi yang dikemas ini pun disosialisasi-kan sore hingga malam, 19 Oktober 2021  secara virtual. Komisi Liturgi memimpin pertemuan virtual ini dan dihadiri oleh para umat yang mewakili dari paroki-nya masing-masing. Sosialisasi ini di moderator oleh RD Yustinus Monang Damanik dan diawali dengan doa pembuka oleh RD Stefanus Edwin Ticoalu dan dilanjutkan pemaparan penggunaan Tata Perayaan Ekaristi 2020 oleh RD Agustinus Wimbodo Purnomo. Romo Nanang menyampaikan bahwa ada dua prinsip yang dipegang yakni harafiah dan kesatuan secara sakramental. Prinsip harafiah lebih kepada bagaimana penyesuaian bahasa yang lebih mudah digunakan, sedangkan prinsip kesatuan dalam Gereja lebih merupakan kesatuan lirtugi dalam arti gerak bersama yang tentu dihidupi. Namun, keduanya semoga tidak mengurangi dan menambahkan apa yang sudah baik di dalamnya. Pada dasarnya ingin ditekankan bahwa mari para Imam dan semua umat mempelajari dengan baik dan meng-aplikasikan Tata Perayaan Ekaristi ini dengan benar.

            Dalam kesempatan ini pun, RD Paulus Haruna sebagai Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Sufragan Bogor juga mengajak kita semua untuk mencermati pemakaian TPE yang baru ini dan berlatih-lah sebelum Perayaan Ekaristi agar semua umat juga mengerti. Pertemuan ditutup doa dan berkat dari RD Agustinus Wimbodo Purnomo serta diakhiri dengan foto bersama. (KOMSOS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.