Ketekunan

Rabu, 24 November 2021

Pw. St. Andreas Dung Lac. Im.dkk.Mrt. Vietnam (M)

Dan. 5:1-6.13-14.16-17.23-28;

Mzm. Dan.3:62-67;

Luk. 21:12-19

Di zaman sekarang ini banyak yang serba “instan”. Makanan instan, foto digital instan, komunikasi instan, dan sepertinya sudah usang untuk berbicara tentang ketekunan. Begitu banyak kehidupan di sekitar kita membuat kita memilih “jalur cepat” dan mengharapkan hasil yang instan pula. Namun, ciptaan Tuhan, termasuk diri kita sendiri, memberikan bukti bahwa sebagian besar kehidupan adalah tentang sebuah proses yang bertahap. Hidup, menyembuhkan, tumbuh, memaafkan, mencintai, dan semua unsur kehidupan membutuhkan waktu, kesabaran, dan ketekunan.

 Kata kunci dalam Injil hari ini adalah “ketekunan.” Bertekun berarti “berpegang teguh” pada Sabda Tuhan dengan mengetahui bahwa pada waktunya, buah akan muncul. Kesabaran diperlukan saat kita bertekun dan untuk ini, kita sering kali perlu mengandalkan kekuatan Tuhan untuk membantu kita bertekun dan tidak jatuh ke jalan yang salah. Ketika kesulitan datang kepada kita, kita dapat mengubahnya menjadi situasi positif bagi orang percaya. Dengan ketekunan, kita menjadi saksi dari kepenuhan hidup Kristen yang membawa penderitaan dan juga sukacita. Pada hari ini pula, Gereja memperingati Santo Andreas Dung-Lac, yang telah bertekun menjaga teguh imannya. Santo Andreas Dung-Lac, yang mewakili kelompok pahlawan ini, adalah seorang imam diosesan Vietnam.

Peringatan wajib yang kita rayakan ini, dan saksi-saksi kehidupan para martir, memberikan kesaksian atas penderitaan yang menimpa Gereja Vietnam, yang termasuk di antara yang paling mengerikan dalam sejarah panjang kemartiran Kristen. Semoga dengan contoh para martir termasuk Santo Andreas Dung Lac, membuat kita untuk tetap teguh dan setia dalam bertekun menjalani kehidupan ini.

Fr. Richard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.