Biarkanlah Dirimu Berjalan Dalam Bimbingan Roh Kudus

Loading

Rabu, 12 Oktober 2022

Pekan Biasa XXVIII

Bacaan Pertama          : Galatia 5:18-25

Mazmur Tanggapan    : Mazmur 1:1-2.3.4.6

Injil                              : Lukas 11:42-46

 “celakalah kamu, sebab kamu seperti kubur yang tidak memakai tanda; orang-orang berjalan diatasnya, tidak mengetahuinya.”

            Saudara-saudari yang terkasih, di dalam perjalanan hidup kita sering kali kita menemukan berbagai tantangan dan rintangan bahkan sebuah jalan yang bercabang. Lalu ketika kita menemukan jalan yang bercabang tersebut, terkadang kita sulit memilih untuk melangkahkan kaki kearah yang mana. Sebab setiap jalan yang bercabang itu menawarkan berbagai pilihan yang menggiurkan, satu sisi menawarkan jalan yang mulus serta penuh kemewahan dan dilain  sisi menawarkan jalan yang berbatu-batu namun di ujung jalan tersebut terdapat mutiara yang sangat indah. Tetapi terkadang mata membutakan hati kita, sehingga kita memilih jalan yang instan dengan penuh kemewahan tersebut karena kita selalu menuruti keinginan daging bukan keinginan roh. Hal tersebut terkadang terjadi karena kita melupakan suara bimbingan dari Roh Kudus didalam hati kita.

            Saudara-saudari yang terkasih, bacaan Injil pada hari ini menceritakan tentang Yesus mengecam orang-orang farisi dan ahli-ahli taurat karena mereka telah menyimpang dari jalan keadilan dan kasih Allah. Bahkan mereka tidak lagi membiarkan diri mereka dipimpin oleh Roh Kudus melainkan membiarkan diri mereka jatuh dalam menuruti keinginan daging. Oleh sebab itu, saudara-saudari yang terkasih, ketika kita mengikuti keinginan daging maka kita sama seperti kubur yang tidak memakai tanda. Maksudnya ialah perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan tidak sama sekali mencerminkan kasih Allah melainkan kita berbuat baik karena kita mengharapkan pujian dari orang lain. Dari hal tersebutlah, kita dapat bertanya pada diri kita masing-masing, apakah kita sudah membiarkan diri kita untuk dibimbing oleh Roh Kudus?

Fr. Rogerius Wibran Sugiyanto                              

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks