Ada Apa dengan Capres Pemilu 2024

keuskupanbogor.org- Jelang Tahun Pemilu 2024 tentunya suasana dan situasi akan semakin menghangat. Berbagai pengalaman jelang pemilu di Indonesia menjadi pembelajaran dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Gereja pun diajak ikut ambil bagian dalam upaya menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa. 

Pertemuan imam perdana tahun 2023 ini yang berlangsung di Villa Erema (Selasa-Rabu, 24-25 Jan) salah satunya diisi dengan topik politik. Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Bogor yang diketuai oleh Romo Dionisius Adi  mengundang Ari Nurcahyo (Direktur Eksekutif PARA Syndicate) dan Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia).

“Meskipun tidak melakukan politik praktis, namun dorongan, himbauan serta ajakan Uskup dan para pastor kepada umat mengenai keterlibatan dan partisipasi umat di pemilu 2024 menjadi sangat penting”, ungkap Ari Nurcahyo yang merupakan umat dari Paroki St. Herkulanus dalam paparannya yang berjudul “Membaca Peta Politik Nasional Menuju Pemilu Serentak 2024”

Tampak Bapa Uskup dan para imam sangat antusias dalam mengikuti pemaparan yang mencerahkan dari kedua nara sumber yang dihadirkan dalam sesi ini. Beberapa imam memberikan pertanyaan yang sangat kritis perihal topik yang diangkat.

Tahun politik 2024 adalah tahun yang akan kompleks. Yunarto Wijaya yang akrab disapa Mas Toto mengajak gereja untuk bisa lebih luas menjadi influencer nilai-nilai kebangsaan bukan hanya bagi umat Katolik namun bagi banyak orang. 

Ditanya mengenai calon pemimpin Indonesia ke depan, Mas Toto menyampaikan nilai keutamaan pemimpin yang dibutuhkan bangsa ini yaitu konsisten dalam memperjuangkan keberagaman (solidarity maker). 

“Gereja Katolik itu memiliki kekuatan inklusivitas”, ungkap pria yang sering diundang untuk menjadi narasumber dunia perpolitikan Indonesia ini dan kerap muncul di televisi.

“Gereja dalam karya sosial harus bisa lebih bersuara dan menularkan yang baik”, tambahnya dengan penuh semangat sebagai ajakan bagi para imam.

Pencerahan peta politik ini mengajak gereja untuk mengambil bagian secara aktif dalam mengenali para calon yang akan berkompetisi dalam konstelasi politik. 

One thought on “Ada Apa dengan Capres Pemilu 2024

  1. Widyahartaya says:

    Penasaran,
    Dapatkah pencerahan yang diperoleh Bapa Uskup dibagikan?
    Ada apa dengan capres… kurang pembahasannya.
    Tema membaca peta… Petanya mana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!