Cammino Perempuan: Kamu tidak pernah berjalan sendirian

Loading

Paroki St. Joannes Baptista, Parung- Dalam memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari Rabu, 8 Maret 2023. Bidang Kemasyarakatan Paroki Santo Joannes Baptista, Parung mengadakan kegiatan yang diberi nama“Cammino Perempuan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Maret 2023 sampai hari Minggu, 12 Maret 2023 yang bertempat di Sekolah Marsudirini, Telaga Kahuripan Bogor.

Cammino Perempuan ini diadakan untuk menanggapi ajakan tahun pastoral “Gereja Sinodal Berkatekese” dan melalui kegiatan ini para kaum perempuan diharapkan dapat meneladani Bunda Maria dalam keluarga kudus Nazareth, sehingga setiap pribadi yang mengikuti kegiatan ini dapat membawa terang di dalam keluarganya masing masing dan di dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan mengangkat tema Mai Si Cammina Da Solo : Kamu Tidak Pernah Berjalan Sendirian”, sekitar 100 orang orang perwakilan ibu-ibu dari 31 lingkungan yang ada di Paroki St. Joannes Baptista, Parung berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan kriteria usia pernikahan 10 tahun sampai dengan 25 tahun.

Sungguh istimewa bahwa acara Cammino Perempuan ini dihadiri oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM. Dalam kunjungannya ini Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM berpesan bahwa, semoga para ibu yang hadir pada acara ini menjadi pembawa kabar sukacita. Seperti Bunda Maria yang dengan sukacita memuji dan memuliakan Tuhan, karena jika sebuah keluarga didalamnya terdapat ibu yang bersukacita dan bergembira, tentu di dalamnya keluarga tersebut dapat bertumbuh sehingga terdapat pula suami dan anak yang bersukacita.

Kegiatan ini dimulai dari hari Sabtu, 11 Maret 2023 para peserta berkumpul di Paroki St. Joannes Baptista dengan menggunakan baju nuansa hijau, kemudian menuju ke Sekolah Marsudirini, Bogor menggunakan Truk TNI. Uniknya para ibu-ibu ini meminta untuk dipanggil dengan sebutan “bestie”, atau yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan arti kata sahabat.

Pada hari pertama ini terdapat misi khusus yang harus diselesaikan oleh peserta dalam bentuk kelompok, setiap kelompok diberikan petunjuk dan peta. Kemudian terdapat 2 sesi dengan materi yang berkaitan erat dengan keluarga dan setelah itu terdapat penampilan dari para kelompok yang bertempat di Aula Sekolah Marsudirini, Bogor.

Pada Sesi 1 materi dibawakan oleh Seksi Keluarga Paroki St. Joannes Baptista Parung dengan tema “Membangun Hubungan Suami-Istri”. Dalam sesi ini diberikan beberapa contoh kasus agar sebagai pasangan suami istri dapat membangun hubungan yang baik dan harmonis. Salah satu contohnya, jika pasangan membelikan barang tetapi tidak sesuai dengan selera kita. Bagaimana kita sebagai pasangan harus bersikap? Sikap yang harus dilakukan adalah tetap menerima dan mengucapkan terima kasih atas usaha yang dilakukan atau jika tidak suka bisa dijelaskan dan mencari solusi terbaik, disitulah pasangan dapat merasa dihargai.

Pada Sesi 2 materi dibawakan oleh RD. Yohanes Driyanto dengan tema “Maria sebagai Ibu dan Perempuan”. Romo Driyanto menyampaikan bahwa, Maria hebat karena dia Ibu dan Perempuan. Maria dihormati dan diluhurkan karena dia ibu dan perempuan. Kedua hal ini tidak dapat dipisahkan karena seorang ibu adalah perempuan, dan perempuan nantinya menjadi seorang ibu

Maria merupakan hawa baru yang menghadirkan Allah ke dunia. Hanya seorang Ibu yang dapat menjadikan roh atau kehidupan menjadi daging. Tidak bisa dipungkiri bahwa kodrat sebagai seorang ibu adalah mengandung, melahirkan, dan menyusui. Ketika hal ini tidak dilakukan dapat menjadi sebuah petaka dunia, karena sebagai seorang ibu yang tidak mau melakukan kodratnya tidak ada generasi penerus yang akan lahir. “Berkatekese dimulai dari seorang ibu, karena ibu orang pertama yang mengajarkan anaknya. Seperti Maria yang mengajarkan Yesus tentang kata-kata manusiawi dan rohani”, ucap Romo Driyanto.

Mereka yang dipanggil ibu adalah seorang perempuan. Perempuan merupakan seseorang yang perasa, mereka begitu peka akan keadaan seperti Maria saat pesta perkawinan di Kana. Ia mengetahui bahwa disana kekurangan anggur dan meminta Yesus melakukan suatu mujizat. Romo Driyanto juga menyampaikan bahwa kodrat seorang perempuan ialah mengagumi, memelihara, bersabar, tenang dan percaya.

Keesokan harinya, peserta sudah bersiap untuk melakukan senam pagi dan dilanjut dengan games yang dimainkan dalam bentuk kelompok. Setelah makan dan bersiap-siap, peserta berkumpul kembali di Aula Sekolah Marsudirini, Bogor untuk melakukan Misa. Perayaan Ekaristi dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin oleh RD. Yustinus Joned Saputra bersama dengan RD. Dionnysius Manopo.

Perayaan Ekaristi dihadiri pula oleh suami dan anak-anak dari para ibu-ibu peserta Cammino Perempuan. Dalam khotbahnya, Romo Joned seorang perempuan mampu memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Pada saat itu para wanita menjadi saksi pewartaan Yesus dan hal ini merupakan salah satu sisi positif dari gambaran penokohan perempuan dalam Injil.

Selain itu Romo Joned juga menyampaikan tujuan dari diadakan Cammino Perempuan dengan kriteria usia pernikahan diatas 10 tahun juga hendak mengingatkan kembali bagaimana dialog rohani yang diciptakan perempuan dan perempuan nantinya dapat tercurah dalam keluarga kecilnya masing-masing.

Perayaan Ekaristi selesai pukul 13.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari RD. Dionnysius Manopo selaku penanggung jawab acara Cammino Perempuan dan sambutan dari Ibu FL. Herni Astuti selaku ketua panitia pelaksana Cammino Perempuan. Setelah itu, terdapat foto bersama dan makan siang bersama keluarga yang bertempat di Ruang makan Sekolah Marsudirini, Bogor.

Semoga dengan kegiatan ini para suami, istri, bersama dengan anak-anak mampu menciptakan gereja kecil yang di dalamnya dapat menghadirkan dialog rohani, maka dari sanalah  gereja yang besar akan hidup dalam kerohanian yang sesungguhnya.

(Angela Nafadila/ Komsos Paroki St. Joannes Baptista, Parung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks