Sukacita Misa Pembukaan HUT ke 75 Keuskupan Bogor

Loading

KEUSKUPANBOGOR.ORG– Keuskupan Bogor menginjak usianya yang ke 75 pada tahun ini dan perayaannya menjadi sangat istimewa karena akan berlangsung selama satu tahun penuh. Perayaan syukur ulang tahun ke 75 Keuskupan Bogor menjadi sebuah sarana bagi seluruh umat beriman di Keuskupan Bogor untuk mensyukuri segala anugerah sekaligus menghidupkan semangat perjalanan bersama. Perjalanan perayaan syukur ulang tahun ke 75 Keuskupan Bogor ini pun resmi dibuka pada hari Sabtu (9/12) di Paroki BMV Katedral, Bogor. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari ini diawali dengan Misa pembuka yang dirayakan secara konselebrasi dipimpin oleh Uskup Keuskupan Bogor yaitu Mgr Paskalis Bruno Syukur.


“Hidup tanpa perjumpaan terasa kering. Namun ketika hidup diisi dengan perjumpaan, kita akan berdialog dan memunculkan perjumpaan. Sesungguhnya hidup adalah perjumpaan dengan Tuhan, sesama dan alam semesta,” Demikian Mgr Paskalis mengawali homilinya.

Uskup Keuskupan Bogor yang turut menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja ini pun melanjutkan bahwa tanggal berdirinya Keuskupan Bogor adalah pada tanggal 9 Desember 1948 berdekatan dengan perayaan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda. Maria menjadi tokoh pelindung bagi Keuskupan Bogor. Gereja Keuskupan Bogor mengimani bahwa melalui dan bersama Maria kita akan sampai pada Kristus

“Kalau berjalan bersama Bunda Maria kita pasti sampai pada jalan menuju Kristus. Maka kiranya dengan dasar itu, kita diajak seperti Bunda Maria untuk menerima Kristus dalam perbuatan-perbuatan baik kita. Hidup Bunda Maria ada persatuan erat dengan Yesus Kristus dan itulah makna Keuskupan itu adalah bersatu dengan Kristus,” tegas Monsinyur Paskalis. 

Monsinyur Paskalis pun menyampaikan bahwa Kristus memperkenankan rencana besarNya untuk menyelamatkan umat manusia dari kuasa kegelapan. Kristus menggenapi karya penyelamatan dengan memasuki kehidupan manusia. Kita hidup sebagai orang Katolik yang mengimani bahwa Yesus Kristus sungguh Allah dan sungguh manusia. 

Terkait dengan usia Keuskupan Bogor yang memasuki usia yang ke 75, Monsinyur Paskalis menyampaikan bahwa sejarah Keuskupan Bogor adalah bagian dari panggilan Tuhan agar kita semua masuk ke dalam persekutuan dan kita menjawab panggilan itu dengan baptisan yang kita terima. 

“Kita patut berbangga berkat baptisan yang kita terima, Tuhan mempercayakan kita untuk mengikutiNya melalui karya-karya baik. Sejarah 75 tahun Keuskupan Bogor adalah misi dan partisipasi kita agar kita menjadi rekan sekerja Allah untuk memberi makna dan relevansi yang baik bagi masyarakat dan bangsa. Kita harus siap diutus menjadi seorang misionaris yang mau menjaga persekutuan dan merawat alam semesta. Mari kita meneruskan karya para misionaris melalui karya baik kita! Mari kita menyerahkan segala upaya dan cita-cita kepada Bunda Maria agar kita menjadi manusia yang semakin teguh kepada iman kepercayaan kita kepada Kristus,” pesan Monsinyur Paskalis.

Pemberkatan Patung Bunda Maria 

Sebelum berkat penutup, Monsinyur Paskalis mendoakan dan memberkati patung Bunda Maria dan Salib yang nantinya akan diarak berkeliling paroki untuk Kirab Misi secara bergantian. 

Usai Misa, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Pentas Budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!