Perayaan Ekaristi Dedikasi Altar dan Pemberkatan Gereja Paroki Santo Herkulanus

Loading

KEUSKUPANBOGOR.ORG- Usai gedung gereja selesai direnovasi, salah satu paroki di Keuskupan Bogor, yaitu Paroki Santo Herkulanus yang berlokasi di Jl. Irian Jaya No.1, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok pada hari Minggu (11/2/2024) pagi mengadakan Perayaan Ekaristi dalam rangka Dedikasi Altar dan Pemberkatan Gereja.

Menjadi istimewa karena Perayaan Ekaristi pada hari ini dipimpin oleh Uskup Keuskupan Bogor yaitu Mgr Paskalis Bruno Syukur beserta Uskup Emeritus Keuskupan Bogor yaitu Mgr Emeritus Michael Cosmas Angkur.

Di dalam Gereja Katolik, upacara dedikasi adalah sebuah tindakan untuk menguduskan altar, bait suci, bangunan gereja atau bangunan kudus lainnya. Upacara dedikasi ini biasanya dipersembahkan oleh Uskup. Upacara dedikasi dimaksudkan agar bangunan gereja, altar dan benda-benda liturgi lainnya mengungkapkan kesucian Allah itu sendiri. 

Dengan begitu, umat Allah perlu memahami bahwa semua benda yang ada di dalam Gereja bukan sekadar aksesoris pelengkap rumah ibadah saja, tetapi sungguh menyatakan kesucian Allah yang terpancar di dalamnya. Kesadaran ini pula yang semestinya membantu pertumbuhan iman dan mengantar umat pada misteri-misteri kudus yang dirayakan oleh Gereja.

Karya Kita Bersama

Di dalam homili, Mgr Paskalis menyampaikan bahwa karya besar merenovasi gedung gereja ini bukanlah sesuatu hal yang mudah. Paroki ini dapat berdiri kokoh hari ini tentulah kekuatan yang berasal dari Tuhan yang memampukan. Namun, Tuhan tidaklah bekerja sendirian dalam karya ini, tetapi juga mengajak Pastor Paroki dan segenap umat di paroki ini untuk berjalan bersama dan berusaha bersama untuk merenovasi gedung peribadatan ini. 

“Saya ingin mengajak kalian semua untuk melihat bahwa renovasi gereja ini adalah karya kita bersama. Semua memiliki bagiannya masing-masing dalam berperan dan ikut terlibat dalam ini semua,” tutur Monsinyur Paskalis.

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia tersebut menegaskan bahwa upacara dedikasi pada hari ini dimaksudkan untuk menjadikan rumah Tuhan ini sebagai tempat berdoa yang istimewa untuk diabdikan bagi Tuhan dan mengalami kehadiran-Nya serta sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan hadir di tengah-tengah kita. 

“Maka hari ini kita mendedikasikan gedung gereja Paroki Santo Herkulanus ini supaya kita menghidupi tempat ini sebagai tempat untuk merayakan dan memperteguh iman kita. Tempat ini adalah tempat Kudus, maka perlu diingat kita dengan hormat datang ke tempat ini. Semoga perayaan pada hari ini menjadi perayaan sukacita dan menuntun kita menjadi pribadi yang berdedikasi dalam melayani,” pesan Uskup yang ditahbiskan pada 22 Februari 2014 ini. 

Usai homili yang disampaikan oleh Monsinyur Paskalis, dilanjutkan dengan pembacaan litani orang kudus, peletakan relikui Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus, pendarasan doa dedikasi, pengurapan altar serta dinding gereja, pendupaan altar dan gereja, serta pencahayaan lilin. 

Dalam kesempatan ini pula diadakan pengucapan janji serta pelantikan Pelayan Pastoral Paroki Santo Herkulanus dan kemudian dilanjutkan dengan Liturgi Ekaristi. 

Paroki Ini Mesti Bertumbuh  

Sebelum Ritus Penutup, Pastor Paroki Santo Herkulanus yaitu RD Agustinus Surianto Himawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung, membantu dan mendoakan pembangunan gereja sehingga pada akhirnya Paroki Santo Herkulanus dapat selesai direnovasi. 

Serupa dengan yang disampaikan oleh Mgr Emeritus Michael Cosmas Angkur yang menyampaikan rasa syukurnya atas karya Tuhan di paroki ini. “Saya kagum dan berterima kasih sekali karena paroki-paroki di keuskupan ini senantiasa bertumbuh dan bersukacita,” tuturnya.

Mgr Paskalis pun turut menyampaikan bahwa gereja ini ada untuk kita berdoa, maka isilah hidup kita dengan senantiasa berdoa. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pastor Paroki dan umat sekalian yang bekerjasama dalam pembangunan gereja ini. Saya minta agar paroki ini bertumbuh dan berkembang. Perhatikan pula anak-anak dan remaja dalam karya pastoral paroki ini,” pesannya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!