Rayakan Pesta Perak HUT Tahbisan, RD Tukiyo : “Saya Sungguh Mengalami Berkat Dari Tuhan“

Loading

KEUSKUPANBOGOR.ORG – Bertepatan dengan Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus yang jatuh pada hari Sabtu (29/6/2024), Keuskupan Bogor bersukacita dan mengucap syukur atas rahmat ulang tahun tahbisan presbiterat ke 25 yang diterima oleh RD Dominikus Savio Tukiyo.

Tentulah bagi Pastor Tukiyo, begitu Ia kerap disapa, perjalanan selama 25 tahun menjadi seorang Imam bagi umat di Keuskupan Bogor bukan hal yang mudah dijalani, namun atas rahmat penyertaan Tuhan dalam menghadapi segala dinamika pastoral yang ada, Ia mampu setia dan menjadi seorang Imam yang taat akan panggilannya.

Untuk merayakan kebahagiaan ini, Keuskupan Bogor menggelar perayaan syukur atas rahmat ulang tahun pesta perak bagi Pastor Tukiyo. Perayaan yang bertempat di Paroki BMV Katedral, Bogor ini diawali dengan Misa yang dirayakan secara konselebrasi, dipimpin oleh Uskup Keuskupan Bogor yang bertindak sebagai Selebran Utama. Dalam momentum ini, turut hadir para Pastor Diosesan dan Tarekat yang bertugas di Keuskupan Bogor.

Merasa Cukup  

Pada saat homili yang disampaikan oleh RD Yohanes Driyanto mengatakan tentang kepemimpinan yang dimiliki oleh Santo Petrus mungkin dipandang lemah oleh manusia, namun iman yang dimiliki oleh Santo Petrus yang membuatnya dipilih oleh Tuhan sebagai pemimpin Gereja. 

“Santo Petrus mengingatkan saya kepada Pastor Tukiyo. Ketaatan dan kesetiaan di tengah kelemahan yang Ia miliki, membawa Pastor Tukiyo merasa cukup akan kasih yang telah Tuhan berikan padanya,” tutur Pastor Vikaris Yudisial Keuskupan Bogor tersebut. 

Pastor Dri, seperti itu Ia kerap disapa, kemudian menceritakan pengalamannya bersama dengan Pastor Tukiyo. Ia mengaku, candaannya cukup keterlaluan dengan Pastor Tukiyo, namun Pastor Tukiyo tidak pernah tersinggung akan candaan yang Ia lontarkan tersebut. 

Lebih lanjut, Pastor Dri meyakini bahwa dengan iman yang dimiliki, Pastor Tukiyo dipilih oleh Tuhan untuk menjadi seorang Imam. Anugerah tahbisan yang diberikan pada Pastor Tukiyo pun adalah karya Tuhan. 

“Sosok Pastor Tukiyo adalah sosok yang sederhana namun memiliki ketaatan dan kesetiaan yang luar biasa sebagai seorang Imam. Pastor Tukiyo adalah seorang yang bisa menjadi teman seperjalanan bagi yang lainnya. Betapa Tuhan sungguh hebat berkarya atas diri Pastor Tukiyo. Kita patut berbahagia memiliki Pastor Tukiyo sebagai seorang Imam yang senantiasa mau berjalan bersama kita,” tutur Pastor Dri. 

Panggilan Itu Harus Dirawat

Dalam sambutannya, Ketua Unio Persaudaraan Imam Diosesan Keuskupan Bogor, RD Yosep Sirilus Natet menyampaikan ucapan selamat dan rasa terima kasihnya akan kesetiaan Pastor Tukiyo. 

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Pastor Tukiyo atas segala hal yang diberikan kepada saya. Kehadiran Pastor Tukiyo selalu menjadi teman seperjalanan kami para Imam Diosesan Keuskupan Bogor. Terima kasih atas keteladanan yang diberikan oleh Pastor Tukiyo yaitu sosok yang tegas namun penuh dengan cinta kasih,” tutur Rektor Seminari Tinggi Santo Petrus Paulus Keuskupan Bogor tersebut.

Pastor Tukiyo yang diberi kesempatan untuk memberikan sambutan menyampaikan atas rasa syukurnya akan ulang tahun tahbisannya yang ke 25. “Saya sungguh mengalami berkat dari Tuhan. Beberapa hari menjelang ulang tahun tahbisan, saya coba merenungkan perjalanan panggilan saya. Saya berefleksi bahwa panggilan haruslah dirawat. Terima kasih kepada rekan-rekan Pastor yang senantiasa menjadi teman seperjalanan. Ia pun menyampaikan bahwa dirinya begitu bersyukur atas berkat Tuhan yang begitu luar biasa,” tutur Pastor Paroki Hati Kudus Yesus, Jonggol tersebut. 

RD Paulus Pera selaku rekan Pastor Tukiyo yang juga bertugas di Paroki Hati Kudus Yesus  menceritakan bahwa dirinya belajar hidup berkomunitas untuk berdoa dan hidup bersama dari Pastor Tukiyo.

“Itulah yang menguatkan hidup panggilan yang saya jalani. Membangun relasi dalam komunikasi dan persaudaraan yang dilakukan bersama Pastor Tukiyo membuat saya selalu dikuatkan. Kerendahan hati beliau adalah hal yang saya pelajari dari beliau. Selamat ulang tahun tahbisan kepada Pastor Tukiyo semoga Tuhan senantiasa menjaga,” tutur Vikaris Parokial Paroki Hati Kudus Yesus, Jonggol tersebut. 

Mgr Paskalis Bruno Syukur pun turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesetiaan yang dimiliki Pastor Tukiyo bagi Keuskupan Bogor. Bagi Monsinyur Paskalis, Pastor Tukiyo adalah sosok yang memberi teladan. 

“Mari maju ke depan melihat keuskupan ini. Masih ada perjalanan yang kita lewati bersama. Semangat ini, mari kita tanamkan dalam diri kita masing-masing untuk menggembalakan umat untuk terus bertransformasi, berdialog dan menjalankan misi. Mari kita menjadi pencipta persaudaraan, bukan sebagai penikmat persaudaraan. Secara aktif marilah kita menciptakan, membangun dan merawat persaudaraan. Mari para Imam terus berjuang menjadi gembala yang menciptakan persaudaraan,” pesannya.

Usai Misa, para Pastor, dan tamu undangan beramah tamah di Aula Gereja BMV Katedral, Bogor. 

One thought on “Rayakan Pesta Perak HUT Tahbisan, RD Tukiyo : “Saya Sungguh Mengalami Berkat Dari Tuhan“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Enable Notifications OK No thanks