Kebutuhan akan tenaga perawat lansia semakin hari semakin bertambah. Dalam merawat lansia ada keahlian khusus serta ilmu yang perlu dipelajari terlebih dahulu. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Komisi Kesehatan Keuskupan Bogor bekerjasama dengan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) dan Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak menggelar pelatihan tenaga geriatri yang dilaksanakan selama dua hari pada 23-24 November 2024 bertempat di Sekolah Marsudirini, Telaga Kahuripan.

Ada 27 peserta yang merupakan Umat Katolik Dekanat Tengah Keuskupan Bogor yang mengikuti pelatihan ini. Kegiatan diisi dengan pengantar materi dari beberapa narasumber yang memang bergerak di bidang kesehatan. Para peserta diajak untuk belajar tentang materi-materi seperti Pengantar Perawatan Gerontik, Masalah Kesehatan Umum dan Jiwa pada Lansia, Sistem Manajerial pada Lansia, dan Menghadapi Kematian Bagi Lansia Secara Iman Katolik. Tidak hanya diberikan materi, para peserta pun diajak untuk mempraktekkan pelatihan keterampilan merawat lansia.


“Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab tren perawatan lansia. Komisi Kesehatan dalam hal ini meminta Akper Yatna Yuana Lebak untuk memfasilitasi pembekalan materi serta pelatihan bagi umat Keuskupan Bogor yang peduli pada lansia,” tutur RD Antonius Garbito Pamboaji selaku Ketua Komisi Kesehatan Keuskupan Bogor.
Lebih lanjut, Romo Garbito menyampaikan kegiatan pelatihan tenaga geriatri ini tidak hanya dilakukan di Dekanat Tengah Keuskupan Bogor saja namun nantinya secara bertahap akan dilaksanakan di semua dekanat yang berada di Keuskupan Bogor. Selain itu, pelatihan yang dilakukan akan berlangsung dalam tiga tahap yang bertujuan agar para peserta yang mengikuti pelatihan ini semakin cakap dan terampil dalam perawatan terhadap lansia.





