KEUSKUPANBOGOR.ORG – Selama 75 tahun, Seminari Menengah Stella Maris telah menjadi ruang pembinaan iman dan panggilan bagi generasi muda Gereja. Dalam semangat syukur atas perjalanan panjang tersebut, rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 Seminari Menengah Stella Maris diselenggarakan pada 29–30 November 2025.
Perayaan ini bukan semata mengenang sejarah, melainkan juga menjadi momentum reflektif untuk meneguhkan kembali identitas seminari sebagai rumah pembinaan, tempat benih panggilan dirawat, disertai, dan diarahkan bagi masa depan Gereja.
Rangkaian Kegiatan Penuh Makna
Rangkaian perayaan HUT ke-75 Seminari Menengah Stella Maris diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat makna dan refleksi. Salah satunya adalah talkshow bersama para mantan rektor Seminari Menengah Stella Maris yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025.
Talkshow ini menghadirkan RD JM Ridwan Amo, RD Yohanes Suparta, RD Petrus Jimmy Jackson Rampengan, dan RD Jeremias Uskono. Dalam suasana dialog yang hangat dan penuh kenangan, para mantan rektor berbagi pengalaman selama menjalani tugas perutusan sebagai pemimpin dan pendamping para seminaris. Kisah-kisah yang dibagikan menyingkap dinamika hidup seminari, tantangan pembinaan, serta sukacita dalam menemani pertumbuhan iman dan panggilan para calon pelayan Gereja.

Refleksi para mantan rektor ini menegaskan bahwa kepemimpinan di seminari bukan sekadar tugas struktural, melainkan sebuah pelayanan yang menuntut kesetiaan, ketekunan, dan cinta pada panggilan.
Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan dengan talkshow bertema “Dipanggil Pulang Kembali sebagai Peziarah Harapan Panggilan” yang diselenggarakan pada Minggu, 30 November 2025. Talkshow ini menghadirkan Bapak Andreas Mantiri, Bapak Dominikus David Biondi Situmorang, RD Rafael Mathando, SJ, dan Mgr Ch. Tri Harsono. Melalui dialog dan refleksi bersama, para narasumber mengajak umat untuk memaknai panggilan hidup sebagai sebuah perjalanan peziarahan sebuah proses terus-menerus untuk kembali kepada Tuhan dengan harapan yang diperbarui.

Selain talkshow, perayaan puncak HUT ke-75 ditandai dengan Perayaan Ekaristi Syukur. Dalam suasana doa dan kebersamaan, umat diajak untuk bersyukur atas karya Allah yang nyata melalui Seminari Menengah Stella Maris, sekaligus memohon berkat agar karya pembinaan panggilan ini terus berbuah.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan semarak perayaan yang menampilkan ungkapan syukur, kegembiraan, dan kebersamaan seluruh keluarga besar seminari. Momen ini menjadi ruang perjumpaan lintas generasi para seminaris, formator, alumni, dan umatyang disatukan oleh satu semangat panggilan dan pelayanan.




Menatap Masa Depan dengan Harapan
Perayaan 75 tahun Seminari Menengah Stella Maris menjadi pengingat bahwa panggilan adalah anugerah yang perlu dirawat dengan setia dan penuh harapan. Di tengah tantangan zaman, seminari diharapkan tetap menjadi tempat yang relevan, kontekstual, dan setia pada semangat Gereja dalam membina calon pelayan umat.
Semangat syukur yang terungkap dalam perayaan ini menjadi dorongan untuk terus melangkah maju, meneguhkan komitmen pembinaan iman dan panggilan, serta membuka diri pada karya Roh Kudus yang terus membimbing perjalanan Gereja.
Perayaan boleh berlalu, namun makna dan buahnya diharapkan terus hidup menjadi terang dan harapan bagi perjalanan Seminari Menengah Stella Maris dan Gereja ke depan.





