Peringatan 800 Tahun Wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi: Paroki St. Paulus Depok Gelar Konser “Jejak Pulang”

KEUSKUPANBOGOR.ORG – Dalam rangka memperingati 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi, Paroki St. Paulus Depok menyelenggarakan konser paduan suara bertajuk “Jejak Pulang” pada 3 Oktober 2026. Konser yang berlangsung di Auditorium Sekolah Bunda Mulia, Kalideres, ini dibawakan oleh Saint Paul Choir Family (SPC).

Selain menjadi bagian dari peringatan 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi, konser “Jejak Pulang” juga menjadi ungkapan syukur atas perjalanan 17 tahun Saint Paul Choir (SPC) dalam pelayanan paduan suara di Gereja.

Konser tersebut memadukan penampilan paduan suara dengan berbagai alat musik. Paroki St. Paulus Depok juga mengundang sejumlah paroki di sekitar wilayah Depok untuk turut hadir dan memeriahkan perayaan tersebut.

“Jejak Pulang”: Sebuah Perjalanan Kembali Kepada Kasih Allah

Rangkaian konser diawali dengan sambutan dari sejumlah pihak. Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Mariaetta Metty selaku perwakilan Sekolah Bunda Mulia Kalideres, kemudian dilanjutkan oleh Ibu Maria Puji Astuti selaku Ketua Panitia Pembangunan Gereja. Sambutan terakhir disampaikan oleh RP. Daniel Klau Nahak, OFM, selaku Pastor Paroki St. Paulus Depok.

Konser “Jejak Pulang” tidak sekadar menjadi pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang bagi para penonton untuk melakukan refleksi atas perjalanan hidup masing-masing.

Tema “Jejak Pulang” mengajak setiap orang untuk sejenak membuka hati dan melihat kembali perjalanan yang telah dilalui. Sejak manusia dilahirkan dan mulai belajar melangkah, kehidupan menjadi sebuah perjalanan panjang yang terus membawa manusia dari satu pengalaman menuju pengalaman lainnya.

Namun, ketika seseorang telah menempuh perjalanan yang panjang, sering kali muncul kerinduan untuk kembali pulang. Dalam konteks iman, “pulang” bukan sekadar kembali ke sebuah tempat, melainkan kembali kepada sumber kehidupan, yaitu kasih Allah.

Melalui musik dan lantunan lagu, para penonton diajak untuk mengenang kembali berbagai jejak perjalanan hidup sekaligus menyadari bahwa di tengah perjalanan tersebut, Allah senantiasa hadir dan menyertai.

Menelusuri Jejak Spiritualitas Santo Fransikus

Peringatan 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenang jejak spiritualitas yang ditinggalkan oleh santo yang dikenal karena kecintaannya kepada Kristus, Gereja, sesama, dan seluruh ciptaan.

Melalui konser “Jejak Pulang”, para penonton diajak tidak hanya menikmati keindahan musik, tetapi juga merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang diwariskan Santo Fransiskus. Perjalanan hidup Santo Fransiskus menjadi salah satu gambaran mengenai perjalanan manusia dalam mencari dan menemukan kembali kehendak serta kasih Allah.

Dengan demikian, “Jejak Pulang” menjadi sebuah ajakan untuk tidak hanya melihat perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga menyadari ke mana seluruh perjalanan hidup pada akhirnya diarahkan: kembali kepada Allah.

Konser Sekaligus Bentuk Kepedulian

Selain menjadi ruang apresiasi seni dan refleksi iman, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi melalui penggalangan dana bagi pembangunan Gedung Gereja Paroki St. Paulus Depok.


Dengan demikian, konser “Jejak Pulang” tidak hanya menjadi perayaan atas 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi dan ungkapan syukur atas 17 tahun perjalanan Saint Paul Choir, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan dukungan umat terhadap keberlangsungan pembangunan Gereja.

Melalui harmoni musik, refleksi iman, dan semangat berbagi, “Jejak Pulang” mengajak setiap orang untuk kembali menyadari jejak perjalanan hidupnya dan menemukan kembali kerinduan terdalam untuk pulang kepada kasih Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses