Category Archives: Artikel

Sikap Terhadap Hukum Gereja

Sikap Terhadap Hukum Gereja Kenyataan dalam kehidupan Berdasarkan pada pengalaman, pengamatan, dan penilaian atas tanggapan atau reaksi umat beriman kristiani (Klerikus: yang ditahbiskan, Hidup Bakti: yang mengikrarkan tiga nasihat injili, dan Awam: yang tidak ditahbiskan dan tidak mengikrarkan tiga nasihat injili) terhadap Hukum Gereja, dapat ditemukan dan disimpulkan adanya kenyataan berikut. Yang pertama, hanya sedikit […]

Nilai Sebuah Kehidupan

Nilai Sebuah Kehidupan Seorang pekerja pabrik di Inggris dan istrinya merasa senang ketika mereka akan dikaruniai anak pertama, apalagi setelah bertahun-tahun menikah. Menurut penulis Jill Briscoe, yang menceritakan kisah nyata ini, si pekerja tadi menyampaikan berita baik ini dengan penuh semangat kepada teman-teman sekerjanya. Ia mengatakan kepada mereka bahwa Tuhan menjawab doanya. Namun mereka mengejeknya […]

Keluarga Sumber Sukacita

Keluarga Sumber Sukacita   Terlanjur salah kaprah Mengenai perkawinan ada sekurang-kurangnya dua hal yang – kalaupun tidak seluruhnya salah – dipahami atau dimengerti secara tidak tepat. Pemahaman atau pengertian itu kemudian diikuti oleh kata-kata, sikap, dan tindakan yang kurang tepat pula. Sebuah pola atau rumus berlaku: right understanding diikuti right conduct. Maka, wrong understanding diikuti […]

Seberapa Banyak Kita Musti Berdoa?

Seberapa Banyak Kita Musti Berdoa? Louise Redden, seorang wanita berpakaian buruk dengan tampilan lelah di wajahnya, berjalan menuju ke toko kelontong. Ia mendekati pemilik toko itu dan bertanya apakah ia bisa meminta beberapa bahan makanan. Dengan lembut ia menjelaskan bahwa suaminya sakit dan tidak mampu bekerja. Mereka punya tujuh anak-anak yang membutuhkan makanan. John, si […]

Apa yang ada di Tangan Kita?

Apa yang ada di Tangan Kita? Ini mungkin menjadi petunjuk untuk apa yang Tuhan ingin Kita lakukan. Musa, panas terik di panas gurun Sinai, terlihat dalam penuh belas kasih. “Saya tidak bisa melakukan apa yang Engkau inginkan, Allah, karena alasan ini dan alasan itu. Orang-orang tidak akan menerima saya. Saya tidak bisa bicara baik. Biarkan […]