Imam Dalam Spirit Ekologis dan Kebangsaan : Misa Minyak dan Pembaharuan Janji Tahbisan

Pembaharuan janji tahbisan setiap tahunnya menandakan perjalanan kesetiaan imam dalam ketaatan hidup kepada Allah dan hirarki Gereja, persekutuan hidup komunio para imam dan langkah bersama umat awam.

Bogor – keuskupanbogor.org : Alunan bunyi lonceng dan koor dari Seminari Stella Maris mengiringi langkah Mgr Paskalis bersama 84 imam Keuskupan Bogor serta para petugas liturgi untuk rayakan misa minyak dan pembaharuan janji imamat di Gereja BMV Katedral Bogor (selasa, 16/04/2019). Ratusan umat, suster, frater, bruder dan seminaris turut hadir dalam misa yang rutin dilaksanakan setiap selasa dalam pekan suci. “Kehadiran anda semua memperlihatkan cinta kepada kami para imam”, ungkap Mgr Paskalis. Tiga intensi misa  kita rayakan hari ini: syukur atas anugerah tahbisan, pembaharuan janji persekutuan para imam dengan Yesus dan sesama imam (janji tahbisan) serta pemberkatan tiga minyak untuk pelayanan sakramen di Keuskupan Bogor : minyak krisma, katekumen dan pengurapan orang sakit.

Ajakan Bapa Uskup Untuk Umat

Mgr Paskalis didampingi Romo Tukiyo dan Romo Haruna. (Foto : RD David)

Dalam homilinya Mgr Paskalis mengawali dengan seruan Mazmur “Kita harus bangga akan salib Tuhan kita Yesus Kristus”. “Saya mengajak para imam untuk bangga menjadi imam Tuhan. Imam yang memiliki habitus ekologis dan spirit kebangsaan sebagai orang Indonesia”, tambahnya.  Tiga tugas utama pribadi yang ditahbiskan adalah mengajar, memimpin dan menguduskan. “Ajaklah para imam bukan hanya untuk makan tetapi untuk mengajar umat. Ajaklah imam untuk doa bersama bukan hanya jalan jalan saja. Ajaklah imam untuk mengajar dalam KEP dsb”, harap Bapa Uskup kepada seluruh umat. Dengan demikian umat membantu imam dalam jalan kekudusan. Bapa Uskup pun mengajak umat untuk memberikan hiburan dan jangan menambahkan beban pikiran pada imam-imam Tuhan karena tugas para imam itu sudah cukup berat. 

Ajakan Bapa Uskup untuk Para Imam

Terkait dengan gerakan pastoral ekologis, Bapa Uskup mengajak para imam dan umat untuk turut menjaga kelestarian alam. Mari menjadi imam yang ekologis, misioner yang membangun persaudaraan sejati. Salah satunya telah dicontohkan oleh Romo Endro, dan beberapa imam lain di wilayah Keuskupan Bogor. Terakhir Bapa Uskup mengajak para imam memiliki semangat hidup doa yang kuat dan membangun komunitas doa di pastoran. “Lewat doa semangat imam diperbaharui Roh Allah”, tegasnya. 

Sebelum berkat Mgr Paskalis tak lupa mengajak umat agar esok datang ke TPS. Usai perayaan, para umat berlomba-lomba menyalami para imam dan Bapa Uskup untuk mengucapkan selamat sembari beberapa tampak berswafoto bersama imam imam Tuhan ini. Selamat memperbaharui janji tahbisan Bapa Uskup dan para imam Keuskupan Bogor. (RD David)

2 thoughts on “Imam Dalam Spirit Ekologis dan Kebangsaan : Misa Minyak dan Pembaharuan Janji Tahbisan

  1. Lucia says:

    Selamat atas pembaruan Janji Tahbisan kepada Bapa Uskup dan Para Imam di Keuskupan Bogor. Semoga selalu setia menjalani panggilan Imamat dan selalu diberikan kesehatan dalam karya penggembalaannya. Tuhan Yesus dan Bunda Maria selalu memberkati dan melindungi setiap langkah Bapa Uskup dan Para Imam. Amin.
    \(^_^)/ … \(^_^)/ … \(^_^)/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.