Tahbiskan Imam Baru, Mgr Paskalis, Imam Harus Mempersatukan dan Cinta NKRI

Kelapadua – komsosbogor.org : Bapa Uskup Mgr Paskalis bersama puluhan imam berarak memasuki Gereja Santo Thomas, Kelapadua (Jumat, 18/10). Lirik lagu “kedepan altar…aku melangkah” yang dinyanyikan Koor Serafim (gabungan puteri-puteri misdinar dan Koor Lux ) memantapkan langkah para imam dan calon imam tertahbis, Diakon Yosef Irianto Segu, menuju altar Tuhan. 

Setelah menyatakan kesediaannya untuk ditahbiskan menjadi imam, kesediaan taat pada Uskup,serta kesetiaan menjalankan tiga tugas utama imam untuk memimpin, mengajar dan menguduskan, Diakon Segu ditahbiskan menjadi imam Tuhan.” Imam baru ini menambahkan kekayaan gereja Keuskupan Bogor”, tutur Mgr Paskalis.

Diakon Segu berlutut dan mendapat penumpangan tangan dari Bapa Uskup Mgr Paskalis dan seluruh imam yang hadir. (Foto : Komsos JBP)

Perayaan penerimaan Sakramen Tahbisan Presbyterat ini berjalan dengan baik dan lancar. Panitia yang merupakan gabungan dari Paroki Santo Thomas dan Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu saling bekerja sama. Dukungan penuh dari Korps Brimob Kelapadua juga menjadi bagian penting keberhasilan rangkaian acara tahbisan ini.

Romo Segu mengenakan stola dan kasula sebagai tanda imam. (Foto : RD David)

Imam pemersatu dan nasionalis menjadi tema yang diangkat Mgr Paskalis dalam upacara penerimaan Sakramen Tahbisan Presbyterat ini. Seorang imam perlu mengalami persatuan dengan Tuhan. Sebagai manusia berwatak ilahiah maka ia akan berjuang mewujudkan kebaikan-kebaikan; mewujudkan kecintaan pada NKRI.

Panggilan hidup dan pilihan untuk menjadi imam harus siap dengan karya perutusan. Dalam homilinya, Mgr Paskalis menggarisbawahi roh seorang imam saat ini untuk bisa mempersatukan dan cinta tanah air. Petikan tulisan Mgr Ignatius Kardinal Suharyo di Kompas hari ini menekankan nilai kebangsaan dalam keterikatan dengan agama. “Kebangsaan menjadikan agama faktor pemersatu. Setiap manusia beriman berwatak ilahiah pasti mencari jalan persatuan”, ungkapnya menirukan tulisan tersebut.

Seluruh imam dan uskup berfoto bersama. (Foto : Komsos JBP)

Guna mewujudkan nilai-nilai persatuan dan kecintaan, seseorang harus berakar kuat pada iman. Inspirasi iman Santo Paulus, “Tuhan telah mendampingi dan menguatkan aku agar Injil diberitakan dengan sepenuhnya”, menjadi roh pendorong yang kuat. Demikian Mgr Paskalis meneguhkan imam baru ini yang dulu sempat mengalami keraguan panggilan saat akan maju dalam Tahbisan Diakonat bersama angkatannya.

“Persatuan dengan Tuhan itu harus dinamis; menggerakkan imam untuk siap diutus. Seorang imam adalah utusan Tuhan bukan utusan keluarga. Imam akhirnya digabungkan dalam kelompok klerus yang harus siap melayani Tuhan dan gerejanya. Seorang tidak bisa hidup sendiri tetapi hidup bersama dan taat” tambah Bapa Uskup Mgr Paskalis melengkapi.  

Dijumpai di kediamannya (kamis,18/10), Irjen. Pol. Drs. Anang Revandoko menyampaikan dukungannya untuk acara ini. “Maksimalkan fasilitas yang ada. Silakan parkir di area Brimob. Saya senang jika rumah ibadah banyak doanya maka Brimob akan adem”, tuturnya sambil minta doa agar bangsa negara ini aman dan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih lancar.

Romo Segu bersama orang tua dan adik adik.

Sebagai putera daerah, Romo Segu yang berasal dari Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu menyampaikan kesiapannya dan ketaatannya pada tugas perutusan. Imam baru yang masa kecilnya bercita-cita ingin menjadi misdinar di Paroki Santo Thomas ini, diutus Bapa Uskup Mgr Paskalis untuk menjadi Pastor Vikaris Paroki Cicurug sekaligus menjadi Kepala Perwakilan Yayasan MY di Cicurug dan Cibadak.

Sesaat sebelum ditahbisan, Diakon Segu berfoto bersama rekan seangkatan diapit dua kakak kelas. (Foto : RD David)

“Jagalah imamat dan jadilah imam yang baik. Sekali imam tetap jadi imam sampai akhir hayat”, demikian pesan dari keluarga yang diamini seluruh umat yang hadir. Acara tahbisan dimeriahkan dengan ramah tamah bagi seluruh umat dan hiburan band serta tarian flores yang menyemarakkan suasana malam ini.

(RD David)

One thought on “Tahbiskan Imam Baru, Mgr Paskalis, Imam Harus Mempersatukan dan Cinta NKRI

  1. Lucia says:

    Selamat berkarya di ladang Tuhan, Pastor Yosef Irianto Segu … Selalu setia dalam menjalankan panggilan Imamatnya dan selalu dikuatkan dalam Iman, Cinta kasih dan Pengharapan. Tuhan Yesus dan Bunda Maria selalu memberkati dan melindungi setiap langkah Pastor. Amin

    \(^_^)/ … \(^_^)/ … \(^_^)/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.