Evangelisasi Transformatif Bagi Kehidupan Iman Umat Keuskupan Bogor

Tanggal 25 April hari minggu yang lalu Tim dari Ke-Vikepan Pendidikan Keuskupan Bogor yakni RD Robertus Untung Hatmoko dan juga bersama Ketua Komisi Pendidikan yakni RD Yohanes Anggi Witono Hadi serta para umat penggiat/partisipan di bidang pendidikan ini mengadakan acara webinar tentang Evangelisasi Transformatif Bagi Kehidupan Umat Keuskupan Bogor. Turut hadir pula yakni Mgr Paskalis Bruno Syukur yang dengan setia ikut dalam webinar ini. Yang menjadi moderator ialah Sdri Fransiska Irene dan narasumber nya ialah Mgr Paskalis Bruno Syukur, RD Robertus Untung Hatmoko dan tim spiritualitas Vikep Keuskupan Bogor yakni ada Sdra Augustinus Jerry Hongrius dan Sdra Petrus Dinar Subagyo. Acara ini diadakan secara virtual zoom dan juga disiarkan di channel youtube Komisi Komsos Keuskupan Bogor yang dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

            Acara dibuka dengan doa yang dibawakan oleh RD Yohanes Anggi Witono Hadi. Selanjutnya, disambung dengan uraian Pendidikan Katolik yang Transformatif dari RD Robertus Untung Hatmoko. Romo Untung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan usaha untuk menumbuhkembangkan iman umat khususnya insan pendidikan di Keuskupan Bogor dan menjadikan pribadi yang terdidik semakin menjadi pribadi yang berguna baik untuk dirinya sendiri, untuk Gereja dan masyarakat serta bangsa yang kita cintai ini. Hal lain ialah Berkaitan dengan fokus utama Keuskupan Bogor di tahun ini yakni Tahun Evangelisasi Transformatif, Mgr Paskalis mempunyai harapan yakni agar Gereja (Keuskupan Bogor) terus-menerus hidup bersandarkan pada Injil. Salah satu hal ialah kita diajak pula untuk mewartakan Injil itu sendiri dalam masyarakat Pancasila ini. Penginjilan adalah hal yang harus diperhatikan oleh kita semua untuk mendalami firman Tuhan demi transformasi diri dari perjumpaan dengan Tuhan.

            Secara keseluruhan acara dibungkus atau dikemas dengan santai namun tetap bermakna mendalam. Para partisipan pendidikan mengikuti dengan setia sampai akhir dan penuh sukacita. Pengalaman para narasumber pun menjadi bekal yang baik untuk kita semua dan para insan pendidikan menjadi pribadi bercahaya di tengah banyak orang apalagi masa pandemi virus corona seperti ini.

            Pada akhirnya sangat di syukuri oleh karena kegiatan ini membawa hal positif bagi tumbuh kembang iman umat dan juga di kalangan insan pendidikan. Secara virtual saja umat dapat mengikuti dengan baik dan mempunyai semangat yang luar biasa sehingga juga diharapkan tidak lupa berelasi tatap muka dengan yang lain. Menarik disampaikan oleh Mgr Paskalis bahwa “hakekat hidup manusia tidak hanya online saja”. Dengan kata lain, sukacita itu diharapkan tidak hanya dibahasakan untuk didengar semata, namun sukacita hadir melalui perjumpaan dengan sesama.

            Meminjam pantun dari Romo Untung yakni Tali Pancing Tali Senar, Dapatnya Ikan Sepat, Terimakasih Atas Semangat Ber-webinar, Tetaplah Bersemangat !!!

       Salam Pendidikan   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.