Menggemakan Semangat Berjalan Bersama Dalam Misa Pembukaan Sinode Para Uskup Tingkat Keuskupan

Pada hari Minggu tanggal 17 Oktober 2021, Keuskupan Bogor menggelar Perayaan Ekaristi Pembukaan Sinode Para Uskup ke XVI Tingkat Keuskupan di Gereja Paroki BMV-Katedral Bogor. Perayaan Ekaristi yang dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB ini dipimpin oleh Mgr Paskalis Bruno Syukur selaku Uskup Keuskupan Bogor. Perayaan Ekaristi ini turut dihadiri oleh para Tim kerja Sinode Para Uskup Tahap Keuskupan serta tamu undangan yang merupakan perwakilan dari paroki-paroki di Keuskupan Bogor.

Dalam homilinya, Mgr Paskalis mengutip pesan Paus Fransiskus dari dokumen Laudato Si nomor 13 yang mengatakan bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan kita, Dia tidak pernah mengabaikan rencana kasih-Nya, Dia tidak pernah menyesal menciptakan kita apapun keadaan dan kelemahan kita. 

“Bagi saya pesan tersebut mengandung tiga pilar bahwa setiap orang Kristen berjuang untuk memiliki tiang iman yang kuat akan Allah yang Maha Kasih, memiliki harapan agar tidak putus asa menghadapi kegelapan dan juga tidak pernah berhenti untuk bermimpi untuk berbuat baik merencanakan kehidupan yang lebih baik lagi kendati banyak tantangan. Serta tindakan kasih sebagai wujud bela rasa yang tercermin dari pelayanan kita,” ujar Uskup Keuskupan Bogor tersebut. 

Lanjutnya, Mgr Paskalis mengatakan bahwa jalan Allah adalah jalan sinodal. Yesus tidak menghendaki umatnya berjalan sendirian dan kesepian, Ia mengajak untuk berjalan bersama. Dalam perjalanan bersama ini terjadilah apa yang dimaksud dengan formasi berkelanjutan. 

Semangat Berjalan Bersama

RD Yohanes Suparta mengatakan dalam sambutannya bahwa bimbingan Roh Kudus kita diajak untuk berjalan bersama dan terbangun mentalitas teman seperjalanan sejati dan terus menerus membarui pertobatan. Secara seksama kita diajak untuk mendengarkan Roh Kudus agar mendengar apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan bagi kemuliaan Allah. Semangat berjalan bersama mengandaikan kerendahan hati untuk menerima semua orang apa adanya tanpa prasangka. 

“Semangat berjalan bersama menghendaki kita untuk mengakui bahwa setiap orang dilayakkan di hadapan Tuhan untuk mengambil peran dalam karya Gereja. Bersama dengan umat Katolik di seluruh dunia melalui rangkaian kegiatan Sinode Para Uskup sedunia marilah kita hidupkan semangat berjalan bersama baik di tingkat lokal maupun universal hingga masa-masa yang akan datang. Baiklah selalu menyadari bahwa kita berbeda tapi kita disatukan oleh Tuhan dalam iman akan Yesus Kristus dan kita terikat bersama dalam tugas menjadi saksi-saksi warta gembira oleh karena kebangkitan Yesus Kristus kepada setiap orang,” ujar Vikaris Jenderal Keuskupan Bogor tersebut. 

Seremoni Pembukaan Sinode 

Dengan dipukulnya gong, menandakan proses Sinode Para Uskup Tingkat Keuskupan di Keuskupan Bogor dimulai. Selanjutnya para Pastor Staff Keuskupan melakukan penghormatan kepada Bunda Maria. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi dan refleksi sinode di Aula Magnificat lantai 4 Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.