Pemberkatan dan Peresmian Gedung Graha Bina Humaniora, Sentul City

Hari Sabtu, 30 Oktober 2021 menjadi hari yang istimewa bagi Paroki Santa Maria Fatima,Sentul City. Karena pada hari ini Gedung Graha Bina Humaniora diberkati dan diresmikan. Acara digelar mulai pada pukul 16.00 WIB yang diawali dengan Misa yang dipimpin oleh Mgr Paskalis Bruno Syukur, didampingi oleh Mgr (Emeritus) Michael Cosmas Angkur, Mgr Christophorus Tri Harsono, RD Ignatius Heru Wihardono dan RP Edo, MSC. 

Dalam homilinya Mgr Paskalis Bruno Syukur selaku Uskup Keuskupan Bogor mengatakan bahwa jika orang meyakini berelasi adalah hal yang penting maka ia akan menyadari bahwa sebuah perjumpaan adalah hal yang berharga. Apalagi relasi tersebut didasari oleh kasih dan niat untuk membangun relasi dengan sesama dan membangun relasi dengan Tuhan. Relasi hubungan komunikasi menjadi bagian yang amat menentukan apakah kita manusia yang sehat atau tidak. 

“Dalam Injil hari ini dikatakan Tuhan menghendaki kita menjadi manusia yang menjalin komunikasi dan relasi atas dasar cinta kasih yang berasal dari Roh Kudus. Jika mengasihi harus dengan segenap hati, dengan segenap pikiran, dan juga dengan segenap daya yang ada. Maka dalam arti inilah perintah yang disampaikan oleh Yesus kepada kita hari ini menentukan perkembangan kita, baik sebagai pribadi maupun juga sebagai persekutuan orang yang percaya kepada Kristus. Kita tidak bisa hidup tanpa berelasi dan berkomunikasi dengan orang lain. Jika kita meyakininya maka kita akan berani menjumpai orang lain dan menghargai sesamanya, menerima sesamanya sebagai orang yang bermartabat seperti dirinya sendiri. Relasi yang dibangun mengandung semangat untuk menghormati dan menghargai,” pesan Monsinyur Paskalis. 

Setelah homili dilanjutkan dengan pemberkatan gedung dan pemberkatan altar serta peletakan relikui orang kudus (Kurban Kristus diperingati dalam kesatuan dengan para martir atau orang kudus-Nya, agar kitapun disatukan dengan mereka untuk bersama-sama memuliakan Allah. Setelah misa usai, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan pemukulan gong serta tanda tangan prasasti. 

(Fr. Diakon Mario/Maria/Komsos Keuskupan Bogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.