“Sinode bergema di Gereja Mahasiswa”

Sinode merupakan seruan dan sarana berjalan bersama untuk mewujudkan gereja yang misionaris. Mahasiswa Katolik adalah bagian hidup, kekudusan dan misi gereja yang hidup dan berkarya. Oleh karena itu, Gereja Mahasiswa juga melangsungkan Sinode Para Uskup 2021 pada Minggu, 28 November 2021 bertempat di Lantai 4 Aula Pusat Pastoral Keuskupan Bogor.

Sinode ini dihadiri oleh kurang lebih 60 peserta yang merupakan mahasiswa Katolik yang berada di lingkup Keuskupan Bogor diantaranya KMK Pakuan, KMK Kesatuan, KEMAKI IPB, KMK Gunadarma, KMK SC, KMK IMKS, KMK AKPER dan PMKRI. Kegiatan ini juga dihadiri pula oleh para alumni, dosen katolik, Dewan Pastoral Mahasiswa dan Dewan Keuangan Mahasiswa. Sinode dimulai pada pukul 09:10 diawali dengan kata sambutan dari ketua penyelenggara sinode mahasiswa yaitu Teresa Judith. Dalam sambutannya, Judith menyampaikan jangan menjadi pribadi yang “Datang terlambat, Pulang cepat, Maunya berkat”. Judith berharap peserta yang hadir dapat menyampaikan hal-hal yang mengganjal di hati tanpa perlu mendominasi, tetapi bisa menjadi inspirasi. Hal ini dipertegas oleh sambutan yang disampaikan oleh RD. Paulus Piter selaku Pastor Kapelan Mahasiswa, yakni kehadiran para peserta mewujudnyatakan misi Gereja untuk dapat berjalan bersama. RD Paulus Piter juga mengajak para peserta untuk secara terbuka menerima bantuan Roh Kudus selama kegiatan berlangsung. Selain Judith dan RD Paulus Piter, RD. Yohanes Suparto, Vikaris Jenderal Keuskupan Bogor turut serta hadir dan memberikan sambutan. Kemudian acara dilanjutkan dengan ibadat pembuka yang dipimpin oleh RD. Aloysius Tri Harjono dan dilanjutkan dengan pengantar Sinode.

Dalam Rekoleksi sinode gereja mahasiswa, sharing kelompok terbagi menjadi 3 kelompok. Mahasiswa yang berasal dari Sukabumi, Rangkasbitung, Serang dan Cilegon pun ikut serta aktif untuk menyampaikan sharing yang bertemakan kemanusiaan. Dalam sharing, mahasiswa dan dosen menyampaikan isu-isu dan tantangan yang sering terjadi dalam masyarakat seperti melibatkan diri dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Salah satu peserta menyampaikan pengalamannya bahwa hatinya tergerak kepada mereka yang tersingkirkan ketika mulai berkuliah di salah satu kampus di Kota Bogor. Ia melihat realita bahwa hidup nyaman dan berkecukupan tidak dimiliki oleh semua orang secara merata. Peserta lain juga menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan tidak hanya pemberian yang bersifat materi, tetapi juga membuka kelas untuk memberikan pengajaran secara sukarela. Setelah melakukan sharing dalam kelompok, dilanjutkan dengan penguatan dari Fasilitator.  Selama kegiatan berlangsung, peserta sinode selalu dihimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Menutup rangkaian kegiatan rekoleksi itu, dilaksanakan juga Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh RD Paulus Piter dan RD Aloysius Tri Harjono. Dalam homilinya, Romo Piter menyampaikan “Kita yang merupakan bagian dari Gereja diundang hadir untuk bersama ‘merawat’ Gereja. Maka, kehadiran dan semangat peserta yang mewujudnyatakan misi Gereja untuk berjalan bersama.” Sesudah perayaan ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman giveaway untuk menyemarakan dan membagikan sukacita sinode. Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama.

GEMBOR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.