Pegiat Komsos Keuskupan Bogor Ikuti Perayaan Jelang Hari Komunikasi Sosial Sedunia

Loading

KEUSKUPANBOGOR.ORG- Rangkaian kegiatan Tatap Muka dan Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Komsos berlanjut hingga hari Minggu, 14 Mei 2023. Di hari ini, kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dirayakan secara konselebrasi dan dipimpin oleh RD Marselinus Wisnu Wardhana sebagai Selebran Utama didampingi oleh RD Ignatius Heru Wihardono, RD Yustinus Joned Saputra, RD Steven Lalu, RP FX Murti Hadi Wijayanto SJ, RD Lucius Joko Kasihanto dan Diakon Ignatius Bahtiar. 

Di dalam homilinya, RD Marselinus Wisnu Wardhana mengatakan bahwa peran komsos sangatlah penting khususnya dalam karya pewartaan kebaikan di dalam pelayanan Gereja. Ia menghimbau para pegiat komsos untuk dapat menjadi garda terdepan untuk memberitakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di paroki. 

“Tugas komsos memang berat karena harus selalu siap sedia dalam memberitakan setiap kegiatan yang dilakukan di paroki. Namun saya percaya asalkan ada ketulusan dalam pelayanan pasti semua dapat terjalani,” tutur Sekretaris Jenderal Keuskupan Bogor tersebut. 

Wujud Apresiasi

Sebelum berkat penutup, RD Ignatius Heru Wihardono selaku Pastor Paroki Santa Maria Fatima, Sentul City mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mengupayakan kegiatan Hari Komsos yang diselenggarakan di Sentul City ini berjalan dengan baik. 

“Saya berterima kasih kepada Romo Joned selaku Ketua Komisi Komsos Keuskupan Bogor yang telah mempercayakan Paroki Santa Maria Fatima sebagai tuan rumah pelaksanaan Perayaan Jelang Hari Komunikasi Sosial Sedunia Ke-57. Saya juga berterima kasih kepada segenap panitia dari Paroki Santa Maria Fatima yang telah mengupayakan segala usaha terbaiknya dalam kegiatan ini,” tutur Pastor Diosesan Keuskupan Bogor tersebut. 

Usai sambutan, RD Yustinus Joned Saputra memberikan plakat penghargaan dari Komisi Komsos Keuskupan Bogor bagi RP FX Murti Hadi Wijayanto dan Nikodemus Kristi Nugroho selaku narasumber pelatihan sinematografi, kemudian plakat juga diberikan kepada RD Steven Lalu selaku Sekretaris Eksekutif Komsos KWI dan RD Ignatius Heru Wihardono selaku Pastor Paroki Santa Maria Fatima, Sentul City atas kerjasama dan bantuan dalam penyelenggaraan Perayaan Jelang Hari Komunikasi Sosial Sedunia Ke-57. 

Arahan dan Rapat Pleno

Usai Perayaan Ekaristi, para peserta dan Romo yang hadir melanjutkan kegiatan yaitu arahan yang diberikan oleh RD Marselinus Wisnu Wardhana. Di dalam pengarahannya, Romo Marsel menyampaikan pesan dari Uskup Keuskupan Bogor untuk para pegiat komsos paroki yaitu komsos merupakan perangkat paroki yang tugasnya sama penting dengan pelayanan lainnya di paroki.

Selain itu, Uskup juga meminta seksi komsos paroki dapat hidup dan bangkit untuk menggemakan warta keuskupan kepada umat. Ia pun menghimbau agar pegiat komsos tidak boleh pilih kasih kepada umat beriman dalam memberikan informasi dan sepatutnya tidak boleh mengabaikan memberikan informasi kepada semua umat.

Romo Marsel pun menyampaikan pula tentang himbauan agar seksi komsos paroki dapat melakukan studi banding mengenai tugas pelayanan di bidang komsos lintas paroki. 

Tugas Dalam Menyambut 75 Tahun Keuskupan Bogor

Masih di dalam pengarahannya, Romo Marsel menyampaikan tugas yang diemban oleh seksi komsos paroki dalam menyambut 75 tahun Keuskupan Bogor yaitu membuat film dokumenter sejarah paroki. Untuk itu, Ia pun menegaskan bahwa pelatihan sinematografi yang diikuti para pegiat komsos ini harus dapat menjadi acuan dalam pembuatan film dokumenter sejarah paroki yang akan mereka buat nanti. Selain itu, Ia pun turut menyampaikan bahwa pegiat komsos boleh memberikan usulan gerakan yang bisa dilakukan komsos secara khusus para perayaan 75 tahun Keuskupan Bogor. 

Pesan Kepada Para Pegiat Komsos

Menutup rangkaian kegiatan selama dua hari ini, RD Yustinus Joned Saputra menyampaikan terkait pelatihan sinematografi yang tidak akan berhenti pada hari ini saja. Namun, hasil dari tugas pembuatan film dokumenter terus akan dilanjutkan dengan evaluasi-evaluasi melalui grup chat yang membuat para peserta saling terkoneksi untuk berdiskusi. 

Romo Joned pun menyampaikan bahwa melalui pelatihan yang dijalani ini adalah bertujuan untuk semakin mengembangkan kemampuan para peserta yang merupakan pegiat komsos di parokinya. 

Usai arahannya, Romo Joned pun mengumumkan bahwa pada Perayaan Hari Komsos di Keuskupan Bogor tahun depan akan dilaksanakan di wilayah Dekanat Barat Keuskupan Bogor. 

This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!