Misa Penjubahan Frater Tahun Orientasi Rohani Keuskupan Bogor

Loading

keuskupanbogor.org- Bertepatan dengan Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah yaitu pada hari Jumat (2/2/24), Keuskupan Bogor menggelar Misa Penjubahan bagi dua orang Frater Tahun Orientasi Rohani (TOR) San Giovanni Battista Keuskupan Bogor. Misa yang dipimpin oleh RD Yohanes Suparta ini diadakan di Kapel Santo Fransiskus Asisi, Sindanglaya, Cipanas.

Kedua Frater yang dijubahkan pada sore hari ini adalah Frater Albertus Erik Oley yang berasal dari Paroki Santo Joannes Baptista, Parung dan Frater Aloysius Tanvey Laitamin Serin yang berasal dari Paroki Santo Matias, Saumlaki.

Di dalam Gereja Katolik, penjubahan merupakan sebuah tanda peralihan jenjang dari seorang laki-laki awam menjadi seorang calon Pastor. Jubah yang diterima oleh para Frater ini adalah lambang identitas dan komitmen sebagai seorang calon Pastor dan merupakan sebuah langkah awal dalam perjalanan menghidupi panggilan imamat.

Mengenakan jubah juga menjadi simbol penerimaan Yesus Kristus, model hidup bagi setiap kaum religius di dalam Gereja Katolik. Oleh karena itu, inisiasi ini menjadi suatu momentum yang disambut secara bersukacita dan senantiasa diiringi dengan doa agar Yesus Kristus menjadi penyerta dalam dinamika proses menekuni hidup panggilan imamat yang dijalani.

Setia Mengikuti Terang Allah

RD Yohanes Suparta di dalam khotbah yang Ia sampaikan, merefleksikan tentang pribadi Yusuf dan Maria yang memiliki kepercayaan penuh akan sabda Tuhan yang mereka yakini sebagai sebuah kebenaran. Meski jalan berliku dalam mentaati sabda Tuhan, namun Yusuf dan Maria memilih untuk tetap setia.

Vikaris Jenderal Keuskupan Bogor pun menegaskan bahwa Rahmat baptis yang kita terima sebagai umat Katolik, kita dapat dengan setia mengikuti terang Allah melalui sabda-Nya seperti yang dicontohkan oleh kesetiaan yang dimiliki Yusuf dan Maria. 

“Semoga ketika menjadi pribadi yang mau tumbuh dan berkembang melalui sabda Tuhan. Semoga kita mau seperti pribadi Yusuf dan Maria yang mau dituntun oleh Roh Kudus untuk mengupayakan kebaikan bagi perkembangan hidup kita,” tuturnya.

Kegiatan Ramah Tamah

Usai Misa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara para Pastor, Frater, Suster dan keluarga serta kerabat dari para Frater yang hadir. Kegiatan ini diisi dengan beberapa penampilan seperti tutur Kitab Suci, dan tari-tarian. 

Dalam kesempatan ini, RD Bartolomeus Wahyu Kurniadi selaku Direktur TOR San Giovanni Battista mengungkapkan rasa syukur dan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan penjubahan yang dilaksanakan pada hari ini.

Peristiwa penjubahan pada hari ini juga menjadi sebuah momentum bagi kita umat Keuskupan Bogor untuk bersyukur karena setiap tahun bibit panggilan menjadi calon Pastor di Gereja Keuskupan Bogor terus ada dan Tuhan menghendaki para Frater yang terpilih tersebut untuk menapaki perjalanan rohaninya serta menghidupi setiap proses formasi sebagai seorang calon Pastor Diosesan Keuskupan Bogor. Mari kita doakan para Frater untuk dapat senantiasa setia dan bersukacita dalam menjalani masa formasi menjadi seorang calon Pastor Diosesan Keuskupan Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!