25 tahun menghidupi Tahbisan Imamat: Kasih sebagai Wujud Kesetiaan kepada Allah.

Dua puluh lima tahun bukanlah waktu yang singkat dalam perziarahan panggilan imamat. Ia adalah jalan panjang yang dirajut dengan pengorbanan, doa yang tak pernah putus, serta komitmen cinta yang terus diperbarui di hadapan altar Tuhan setiap harinya. Tiga Pastor Diosesan Keuskupan Bogor, RD Robertus Untung Hatmoko, RD Fransiskus Xaverius Sutanto, dan RD Aloysius Tri Harjono merayakan ulang tahun tahbisan presbiterat yang ke dua puluh lima pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026 di Gereja BMV Katedral Bogor.

Perayaan Ekaristi dirayakan secara konselebrasi dipimpin oleh Vikaris Jendral Keuskupan Bogor, yaitu RD Yohanes Driyanto, bersama Pastor Diosesan Bogor lainnya yang turut hadir mengikuti perayaan Ekaristi 25 tahun tahbisan presbiterat.

Seperempat abad mereka berjalan bersama Umat Allah, menjadi gembala yang penuh ketulusan dalam suka dan duka. Lewat perayaan Sakramen, pewartaan Sabda, serta kehadiran yang sederhana dalam hidup sehari-hari, mereka senantiasa menghadirkan wajah Kristus yang penuh belas kasih dan kebajikan.

Kesetiaan selama 25 tahun ini bukanlah sekadar bertahan melewati sang waktu, melainkan penyerahan diri yang utuh sebagai persembahan yang hidup dan berkenan kepada Allah. Di tengah dinamika dunia yang terus berubah, mereka tetap setia berdiri teguh bukan karena kekuatan diri sendiri, melainkan karena rahmat yang menopang dan kasih tak terhingga dari Allah Tritunggal Mahakudus.

Terima kasih para Pastor, atas dedikasi, kerendahan hati, dan kasih tanpa batas bagi Gereja. Perjuangan dan kesetiaan yang kerap tak terlihat itu telah sungguh-sungguh menghidupkan serta memperteguh iman umat di Keuskupan Bogor.

​Selamat Merayakan Yobel Perak Imamat! Teruslah menggembala dalam terang dan sukacita Kristus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses